Motor

CustoMAXI 2026 Masuki Grand Final, 10 Modifikator Terbaik Siap Adu Kreativitas di IMOS

Moveroad.id – Modifikasi skutik MAXI Yamaha semakin berkembang, tidak hanya mengandalkan tampilan mewah, tetapi juga eksplorasi material, teknologi, hingga identitas budaya lokal. Tren tersebut terlihat sepanjang rangkaian CustoMAXI 2026 yang telah menyambangi lima kota besar di Indonesia dan kini bersiap memasuki babak Grand Final di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026.

Setelah berlangsung lebih dari dua bulan, kontes modifikasi besutan Yamaha ini telah menarik lebih dari 800 modifikator di Semarang, Bandung, Makassar, Bali, dan Pekanbaru. Mereka beradu kreativitas melalui berbagai model, mulai dari TMAX, XMAX, NMAX, AEROX, hingga LEXI lintas generasi.

Babak final akan digelar di booth Yamaha pada IMOS 2026, ICE BSD City, Tangerang, pada akhir November mendatang. Sebanyak 10 finalis dari lima kota akan kembali bersaing di kelas Master MAXI dan Super MAXI untuk memperebutkan gelar Best of the Best.

Tingginya partisipasi tahun ini juga menunjukkan semakin kuatnya posisi CustoMAXI sebagai ajang modifikasi skutik premium yang diselenggarakan langsung oleh pabrikan.

Baca juga: Yamaha XMAX Bergaya Robot Raih Enam Penghargaan di CustoMAXi 2026 Bandung

Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Rifki Maulana, mengapresiasi antusiasme para peserta yang meramaikan kompetisi di lima kota.

Menurutnya, kreativitas pengguna MAXI Yamaha turut membentuk tren gaya hidup di segmen skutik premium sekaligus mendorong perkembangan industri aftermarket otomotif.

Dari 800 Peserta, CustoMAXI Hadirkan Empat Kelas Modifikasi

CustoMAXI 2026 menghadirkan empat kelas utama, yakni Master MAXI, Super MAXI, Street MAXI, dan Meet Up MAXI.

Pembagian kelas tersebut memberikan ruang bagi modifikator dengan tingkat pengalaman dan pendekatan berbeda untuk menampilkan karya terbaiknya.

Khusus kelas Meet Up MAXI, terdapat 26 kategori penghargaan atau fun awarding. Skema ini memperluas kesempatan bagi peserta untuk memperoleh apresiasi, tidak hanya bagi mereka yang bersaing di kelas utama.

Baca juga: 3 Lokasi Pabrik Yamaha Jadi Basis Ekspor, Motor Buatan Indonesia Ciamik di Pasar Global 

Dari seluruh model yang tampil, XMAX menjadi salah satu motor yang menarik perhatian melalui konsep modifikasi mewah, premium, dan detail pengerjaan yang semakin kompleks. Kehadiran TMAX, model CBU yang menempati posisi tertinggi dalam keluarga skutik MAXI Yamaha, turut memperkaya persaingan.

Namun, setiap kota memiliki karakter modifikasi tersendiri. Eksplorasi material ekstrem, teknologi kendali elektronik, hingga pengangkatan budaya daerah menjadi bagian dari cerita CustoMAXI tahun ini.

Semarang: XMAX Drag Race dengan Rangka Titanium

<text color=”secondary” size=”sm”>Seri pembuka CustoMAXI 2026</text>

Semarang langsung menunjukkan antusiasme tinggi dengan jumlah peserta lebih dari 100 orang, terbanyak di antara lima kota penyelenggara.

Salah satu karya yang mencuri perhatian adalah XMAX bergaya drag race milik Udin El. Berbeda dari konsep modifikasi XMAX yang umumnya mempertahankan karakter bodi besar, motor ini tampil lebih ramping dengan pendekatan desain yang terinspirasi dari motor balap lurus.

Ubahan paling ekstrem terletak pada penggunaan material titanium untuk menggantikan seluruh rangka. Eksplorasi tersebut membuat karakter motor berubah drastis dibandingkan XMAX standar.

Kreativitas Udin El membawanya menjadi pemenang kelas Master MAXI sekaligus mengamankan tiket menuju Grand Final.

Bandung: XMAX Bergaya Batman Sarat Detail Teknologi

<text color=”secondary” size=”sm”>Persaingan ketat di kelas Master MAXI</text>

Bandung menghadirkan persaingan yang disebut sebagai salah satu seri paling kompetitif sepanjang CustoMAXI 2026.

Para peserta tidak hanya menonjolkan tampilan premium, tetapi juga tingkat kerumitan pengerjaan dan detail teknis pada kendaraan.

Salah satu karya yang menonjol adalah XMAX bergaya Batman garapan MWM Motorworks. Motor ini memadukan tampilan futuristis dengan identitas karakter superhero yang kuat.

Kualitas pengerjaan tersebut mengantarkan MWM Motorworks menjadi pemenang kelas Master MAXI. Menariknya, karya ini juga dibawa ke Dubai, Uni Emirat Arab, untuk mengikuti kompetisi modifikasi di panggung internasional.

Makassar: XMAX Single Front Fork Angkat Budaya Sulawesi Selatan

<text color=”secondary” size=”sm”>Eksplorasi teknis dan identitas lokal</text>

Di Makassar, perhatian tertuju pada XMAX milik Haji Usman Vhendrank, modifikator asal Pangkep yang memenangkan kelas Super MAXI.

Motor tersebut menggunakan konfigurasi single front fork pada bagian suspensi depan, berbeda dari konstruksi yang lazim digunakan pada skutik produksi massal.

Selain sektor kaki-kaki, identitas lokal juga menjadi bagian penting dari konsep modifikasinya.

Airbrush pada bodi menampilkan sosok Sultan Hasanuddin serta simbol Ayam Jantan dari Timur yang lekat dengan sejarah dan kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.

Perpaduan eksplorasi teknis dan unsur budaya menjadikan karya tersebut memiliki karakter yang kuat sekaligus membedakannya dari peserta lain.

Bali: XMAX Bisa Dioperasikan Lewat Sidik Jari dan Smartwatch

<text color=”secondary” size=”sm”>Teknologi dan seni menjadi daya tarik utama</text>

Setelah tujuh tahun absen, kembalinya CustoMAXI ke Bali disambut beragam karya dengan pendekatan teknologi dan seni yang menonjol.

Sejumlah modifikator mengaplikasikan sistem motorized untuk mengoperasikan komponen kendaraan, seperti windshield, jok, suspensi, dan perangkat audio. Pengendaliannya dapat dilakukan melalui stik PlayStation maupun ponsel.

Salah satu karya paling menarik datang dari Putu Mona Prabawa Putra, pemenang kelas Super MAXI.

XMAX miliknya dilengkapi sistem autentikasi sidik jari dan pembaca RFID yang memanfaatkan E-KTP untuk mengaktifkan motor. Sejumlah komponen juga dapat dikendalikan menggunakan perintah suara melalui smartwatch.

Selain teknologi, kekayaan seni Bali turut hadir lewat airbrush bertema tarian tradisional, barong, dan berbagai unsur budaya Pulau Dewata.

Karya-karya tersebut memperlihatkan bagaimana modifikasi dapat menjadi ruang untuk menggabungkan kreativitas digital, teknologi, dan ekspresi seni.

Pekanbaru: NMAX Dominasi dengan Permainan Airbrush

<text color=”secondary” size=”sm”>Penutup seri regional</text>

Pekanbaru menjadi kota terakhir dalam rangkaian regional CustoMAXI 2026. Berbeda dari kota lainnya, peserta pengguna NMAX mendominasi seri ini.

Permainan airbrush menjadi salah satu daya tarik utama, dengan kombinasi warna, garis desain dinamis, dan pengerjaan detail yang memperkuat karakter masing-masing motor.

Kreativitas para peserta menunjukkan bahwa NMAX tetap menawarkan ruang eksplorasi luas bagi pengguna yang ingin membangun identitas kendaraan sesuai preferensi masing-masing.

Dari Semarang hingga Pekanbaru, rangkaian regional CustoMAXI memperlihatkan beragam pendekatan modifikasi, mulai dari perubahan konstruksi ekstrem hingga integrasi teknologi elektronik.

Grand Final CustoMAXI 2026 Digelar di IMOS

Seluruh cerita dari lima kota tersebut akan bertemu di Grand Final CustoMAXI 2026 yang berlangsung di booth Yamaha dalam ajang IMOS 2026, ICE BSD City, Tangerang.

Sebanyak 10 finalis akan kembali berkompetisi di kelas Master MAXI dan Super MAXI untuk memperebutkan gelar Best of the Best pada masing-masing kelas.

Babak pamungkas ini menjadi kesempatan bagi para modifikator untuk membuktikan kualitas karya mereka di hadapan persaingan yang mempertemukan peserta terbaik dari berbagai daerah.

Bagi pengunjung IMOS, Grand Final CustoMAXI juga menjadi kesempatan melihat langsung perkembangan tren modifikasi skutik MAXI Yamaha, termasuk penggunaan material khusus, pengembangan komponen, teknologi kendali, serta permainan desain yang semakin beragam.

Dengan lebih dari 800 peserta sepanjang seri regional, CustoMAXI 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pertukaran inspirasi bagi komunitas modifikasi dan industri aftermarket sepeda motor Indonesia.

Related Articles

Back to top button