Akselerasi Kualitas & Keselamatan Armada: HMSI Kupas Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri di GIIAS 2026
Moveroad.id – Kualitas kendaraan niaga tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi teknis dan ketangguhan mesin yang dibawa dari pabrik, melainkan juga melalui proses inspeksi serta kesiapan karoseri sebelum kendaraan dioperasikan. Menjawab tantangan tersebut, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menggelar panel diskusi bersama media di pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 bertajuk “Accelerating Quality & Safety: Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Hino untuk Transportasi Indonesia”.
Panel diskusi ini menyoroti dua langkah penting HMSI dalam menjamin keamanan operasional kendaraan niaga di Tanah Air, yaitu melalui penerapan Digital Pre Delivery Inspection (Digital PDI) serta penguatan Bodymaker Standardization Program.
Bodymaker Department Head HMSI, Heri Komala, menegaskan pentingnya proses inspeksi terukur demi memberikan kepastian bisnis bagi seluruh pemilik armada Hino.
Baca juga: Perkuat Industri Dalam Negeri, Hino Terima Pembaruan Sertifikat TKDN Hingga 71,75% di GIIAS 2026
“Pelanggan mempercayakan bisnisnya kepada Hino. Karena itu, kami harus memastikan setiap kendaraan yang diterima benar-benar memenuhi standar kualitas dan keselamatan. Melalui digitalisasi proses inspeksi dan standarisasi bersama karoseri, kami ingin memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa setiap kendaraan Hino telah melalui proses yang terukur, terdokumentasi, dan sesuai standar,” jelas Heri Komala.
Digitalisasi PDI: Inspeksi Presisi dan Transparan Berbasis Cloud
Guna menggantikan sistem pencatatan manual yang rentan terhadap ketidaklengkapan data, Hino memperkenalkan sistem Digital Pre Delivery Inspection (Digital PDI). Sistem ini memanfaatkan perangkat digital yang terhubung secara langsung dengan pangkalan data berbasis cloud.
Melalui Digital PDI, seluruh parameter inspeksi dicatat secara elektronik menggunakan daftar periksa (checklist) dinamis yang selalu diperbarui menyesuaikan pembaruan teknologi unit Hino. Hasil pemeriksaan dapat diakses secara transparan, akurat, serta mudah ditelusuri (traceable) baik oleh internal Hino maupun mitra karoseri terkait.
Standarisasi Karoseri Berpatokan pada Body Mounting Manual (BMM)
Selain inspeksi digital, HMSI secara konsisten menjalankan Bodymaker Standardization Program. Program ini berpedoman pada Body Mounting Manual (BMM) Hino, sebuah acuan teknis resmi yang mengatur tata cara pemasangan bodi karoseri di atas chassis Hino.
Dalam paparannya, Dody Pramono selaku Truck & Bus Bodymaker HMSI menjelaskan bahwa BMM mencakup aturan komprehensif mengenai pemasangan braket bodi, perhitungan distribusi beban (weight distribution), hingga perlindungan sistem kelistrikan agar kendaraan memiliki kestabilan dan daya tahan optimal.
“Body Mounting Manual menjadi acuan kami bersama mitra karoseri untuk memastikan setiap kendaraan dibangun sesuai standar Hino. Dengan kualitas yang terjaga secara konsisten, pelanggan dapat mengoperasikan kendaraannya dengan lebih aman, andal, dan produktif,” papar Dody Pramono.
Sinergi Bersama Industri Karoseri Truk & Bus Indonesia
Penerapan Digital PDI dan BMM turut mendapat dukungan penuh dari para pelaku industri karoseri nasional. Fathullah, Director Operation dari PT Mitratoyotaka Indonesia (karoseri truk), mengungkapkan bahwa implementasi Digital PDI dan sertifikasi resmi Hino membantu karoseri menjaga kerapian serta konsistensi mutu pengerjaan bodi truk secara terukur.
Di sisi lain, Eko Widianto, Technical Director PT Adiputro Wirasejati (karoseri bus), menyatakan kesiapannya dalam mengadopsi Digital PDI. Integrasi ini dinilai sangat krusial untuk memastikan pembuatan bodi bus besar maupun medium berstandar keselamatan tinggi dan sesuai regulasi pemerintah.
Penerapan Body Mounting Manual (BMM):Spesifikasi Chassis. Mitra karoseri merancang bodi truk/bus sesuai batasan teknis dan distribusi beban standar BMM Hino.
Pelaksanaan Digital PDI:Perangkat Digital. Petugas inspeksi menguji seluruh komponen operasional menggunakan checklist digital berbasis cloud.
Penyerahan Unit ke Konsumen:Siap Operasional. Kendaraan diserahkan ke pelanggan dengan jaminan dokumen PDI transparan dan kelaikan jalan tinggi.
Ringkasan Inovasi Digital PDI & Standarisasi Karoseri Hino
Berikut adalah tabel rincian mengenai perbandingan sistem tradisional dengan inovasi Digital PDI serta program BMM yang dihadirkan Hino di GIIAS 2026:
Melalui pelaksanaan panel diskusi di GIIAS 2026, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) membuktikan komitmennya sebagai pelopor keselamatan transportasi niaga di Indonesia. Sinergi antara Digital Pre Delivery Inspection yang transparan berbasis cloud serta kepatuhan karoseri terhadap Body Mounting Manual menjamin setiap unit truk dan bus Hino yang diterima konsumen berada dalam kondisi prima, aman, dan siap menunjang produktivitas bisnis jangka panjang.



