Jorge Martin Finis Kelima di Misano, Aprilia Kehilangan Peluang Podium
Moveroad.id – Aprilia menutup balapan MotoGP di Misano World Circuit Marco Simoncelli dengan dua mesin RS-GP26 berada di posisi enam besar. Jorge Martín finis kelima setelah sempat memimpin balapan, sementara Marco Bezzecchi harus mengakhiri lomba lebih awal akibat kecelakaan di lap pertama.
Martín mengawali balapan dari posisi kelima. Start yang baik membuat pembalap asal Spanyol tersebut langsung naik dua posisi dan mampu menjaga ritme kompetitif pada lap-lap awal.
Kecepatan RS-GP26 kemudian membawa Martín ke posisi terdepan pada lap ketujuh. Namun, peluang untuk mempertahankan posisi tersebut mulai terganggu ketika ia mengalami masalah pada lengan kanannya.
Martín diduga mengalami compartment syndrome atau masalah arm pump. Kondisi tersebut membuat kekuatan pada lengan bawahnya berkurang dan menyulitkannya melakukan pengereman serta mengendalikan motor secara optimal.
Baca Juga: LEPAS Resmikan Dealer Pertama di Medan, Bidik Pasar Kendaraan Listrik Sumatra
Setelah kecepatannya menurun, Martín akhirnya harus merelakan posisi terdepan dan menyelesaikan balapan di urutan kelima.
“Saya senang dengan speed yang saya miliki dan dengan bagaimana saya mengelola balapan selama saya masih mampu melakukannya. Saya memulai dengan kuat dan merasa nyaman di atas motor,” ujar Martín.
“Sayangnya, lengan saya kemudian mulai bermasalah. Saya merasa tidak bisa melakukan pengereman dengan baik dan tidak bisa se-fluid yang saya inginkan. Seiring berjalannya lap, kekuatan di lengan bawah saya semakin berkurang dan pada akhirnya saya tidak lagi mampu mengendalikan motor,” lanjutnya.
Martín kini akan fokus memulihkan kondisi sebelum menghadapi seri berikutnya di Spielberg, Austria. Ia bersama tim juga akan menentukan langkah yang tepat untuk menangani dugaan compartment syndrome tersebut.
“Saya pasti akan berusaha memulihkan kondisi sebaik mungkin agar bisa kompetitif di Spielberg,” katanya.
Bezzecchi Crash di Lap Pertama
Nasib berbeda dialami Marco Bezzecchi. Pembalap Italia tersebut sebenarnya mengawali balapan dengan baik setelah start dari posisi terdepan dan mampu mempertahankan posisi di fase awal.
Namun, balapannya berakhir pada lap pertama di Turn 13.
Bezzecchi menjelaskan dirinya sempat mengenai bump kecil sebelum pengereman di antara Turn 12 dan 13. Kondisi tersebut membuatnya tidak dapat menutup trajectory dengan sempurna.
Ketika mencoba membawa motor masuk ke tikungan, bagian depan RS-GP26 kehilangan grip dan akhirnya mengalami crash.
“Bagaimanapun, ada beberapa hal positif yang akan saya bawa dari Misano, seperti speed yang saya miliki, hasil kualifikasi yang sangat baik, sprint race yang juga berjalan dengan baik, serta start yang lebih baik dibandingkan kemarin,” kata Bezzecchi.
Meski terpaksa retire, Bezzecchi memastikan tidak mengalami cedera serius. Ia pun memilih segera mengalihkan fokus ke seri berikutnya di Austria.
Raúl Fernández Lengkapi Hasil Aprilia
Hasil positif Aprilia di Misano turut dilengkapi Raúl Fernández dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team. Pembalap asal Spanyol tersebut berhasil finis di posisi keenam.
Dengan hasil tersebut, dua motor RS-GP26 berhasil menempati posisi enam besar pada balapan utama Misano.
Bagi Aprilia Racing, hasil tersebut sekaligus menunjukkan potensi performa RS-GP26, meski peluang meraih hasil lebih tinggi terhambat masalah teknis pada Martín dan kecelakaan Bezzecchi.
Rivola: Bukan Minggu yang Diimpikan
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengakui hasil balapan di Misano belum sesuai harapan tim. Terlebih, Bezzecchi memulai lomba dari pole position dan memiliki ritme kompetitif menggunakan ban medium.
“Sangat disayangkan juga untuk Jorge, yang terkendala masalah arm pump, yang diduga disebabkan oleh compartment syndrome,” ujar Rivola.
Menurut Rivola, dua seri berikutnya dihadapkan pada tantangan berbeda karena karakter trek dinilai lebih menguntungkan para rival Aprilia.
Meski demikian, ia memastikan tim akan tetap bekerja maksimal untuk menghadapi balapan berikutnya.
“Sekarang kami memiliki dua trek berikutnya di mana para rival kami lebih diunggulkan. Namun, jika ada satu hal yang sama sekali tidak saya ragukan, itu adalah bahwa di Noale dan di setiap trek, kami masing-masing akan memberikan seratus persen dari apa yang kami miliki hingga akhir,” kata Rivola.
Aprilia pun langsung mengalihkan perhatian ke Spielberg. Dengan Martín yang berusaha memulihkan kondisi fisiknya dan Bezzecchi membawa modal kecepatan dari Misano, tim asal Noale tersebut masih memiliki peluang untuk kembali bersaing di barisan depan.



