Yamaha Grand Filano Jadi Kanvas Kreativitas Anak Muda, 500 Karya Masuk Classy Artsy Challenge 2026
Moveroad.id – Kreativitas anak muda kini tidak lagi terbatas pada kanvas, kertas, atau layar digital. Sepeda motor pun bisa menjadi medium untuk menuangkan gagasan, identitas, hingga cerita personal.
Hal inilah yang coba diangkat Yamaha Indonesia melalui Grand Filano Classy Artsy Challenge 2026. Kompetisi ilustrasi tersebut mengajak anak muda menerjemahkan kreativitas mereka ke dalam visual Grand Filano Hybrid.
Mengusung tema “Redefine Your Kalcer”, kompetisi yang dibuka sejak Agustus 2026 ini berhasil mengumpulkan lebih dari 500 karya hingga periode submission ditutup.
baca juga: CustoMAXi Yamaha 2026 Semarang: TMAX Debut, XMAX Dimodif Rp700 Juta
Tema tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mendefinisikan “kalcer” menurut perspektif masing-masing. Hasilnya, setiap karya hadir dengan pendekatan visual, cerita, dan interpretasi yang berbeda.
Dari ratusan karya yang masuk, sebanyak 50 karya kemudian dipilih untuk masuk tahap terbaik melalui proses kurasi yang melibatkan tiga juri dari dunia ilustrasi dan kreatif, yakni Cantika Clarinta, illustrator sekaligus dosen DKV; Dendy Darman, desainer dan Founder Art Studio; serta Nadya Noor, artist dan illustrator.
Menariknya, penilaian tidak hanya melihat tampilan visual. Cerita serta filosofi yang berada di balik setiap ilustrasi juga menjadi bagian dari pertimbangan juri.
Tiga Karya dengan Cerita Berbeda
Dari 50 karya terbaik, tiga ilustrasi akhirnya terpilih sebagai pemenang.
Juara pertama diraih Ahmad Ridwan F. melalui karya berjudul Black Kalcer. Ilustrasi tersebut mengusung gaya Hybrid Ethnic Illustration dengan memadukan elemen visual dari ukiran Dayak, motif Toraja, dan ukiran Papua.
Ketiga unsur tersebut kemudian diterjemahkan menjadi gaya visual baru pada bodi Grand Filano. Tidak berhenti pada eksplorasi budaya, karya ini juga membawa pesan mengenai hubungan manusia dengan alam melalui penggambaran flora dan fauna di tengah kehidupan perkotaan.
Sementara itu, Raihans Muhammad R. melalui Brake The Frame mengangkat cerita mengenai keberanian untuk keluar dari batas yang selama ini membentuk diri.
Pesan tersebut diterjemahkan sebagai keberanian untuk membuat sesuatu yang baru tanpa harus meninggalkan hal-hal yang sudah disukai sebelumnya.
Adapun Feri Akbar melalui karya Redefire Your Kalcer menghadirkan visual fauna dengan pendekatan yang tidak biasa.
Salah satunya adalah Nautilus, moluska purba laut yang digunakan sebagai simbol bahwa penyesalan tidak selalu bisa dihindari, tetapi dapat menjadi pelajaran. Elemen burung, bidak catur, dan stick game juga digunakan untuk menggambarkan manusia sebagai bagian kecil dari sebuah permainan yang lebih besar.
Menurut Yamaha, keberagaman karya tersebut menunjukkan bagaimana satu tema dapat diterjemahkan secara berbeda oleh setiap kreator.
“Kami melihat kreativitas anak muda terus berkembang dan memiliki daya eksplorasi yang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari beragam karya yang ada pada online submission Grand Filano Classy Artsy Challenge, baik dari sisi gaya maupun tema yang mereka angkat,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.
Menurutnya, karakter desain Grand Filano Hybrid yang stylish dan proporsional juga membuka peluang bagi para peserta untuk membayangkan bagaimana ilustrasi tersebut dapat diterapkan pada kendaraan di dunia nyata.
Dari Dunia Digital ke Pameran Seni
Menariknya, 50 karya terbaik tidak hanya ditampilkan secara online.
Yamaha membawa karya-karya tersebut ke ruang publik melalui Classy Artsy Exhibition yang digelar di Bandung, Yogyakarta, dan Makassar.
Pameran ini terbuka gratis untuk masyarakat. Pengunjung tidak hanya dapat melihat langsung berbagai karya ilustrasi, tetapi juga memberikan suara untuk menentukan karya favorit.
Dengan demikian, apresiasi tidak hanya datang dari dewan juri. Karya-karya yang masuk 50 besar juga masih memiliki kesempatan memperoleh hadiah uang tunai melalui kategori favorit pilihan pengunjung.
Bandung menjadi kota pembuka rangkaian pameran tersebut sebelum berlanjut ke kota berikutnya.
Bagi Ahmad Ridwan Fitri, atau Ridwan, kesempatan menjadi bagian dari kompetisi hingga akhirnya keluar sebagai juara pertama menjadi pengalaman yang tidak disangka.
“Saya sangat senang dan bersyukur sekali bisa jadi bagian dari acara bahkan menjadi juara dari Grand Filano Classy Artsy Challenge tahun ini. Awalnya tahun lalu saya hanya tahu dari Instagram teman, tapi tahun ini berkesempatan untuk bisa ikutan langsung,” kata Ridwan.
Ia mengaku tidak menyangka bisa masuk 50 besar karena konsep yang dibawanya cukup berbeda, yakni menggunakan warna dasar hitam gelap pada Grand Filano yang kemudian dipadukan dengan ornamen warna-warni budaya.
Ridwan berharap ajang tersebut dapat terus digelar karena menurutnya seni dapat menjadi cara untuk menyampaikan pesan dengan pendekatan yang menyenangkan sekaligus menjadi ruang bagi talenta muda untuk berkembang.
Grand Filano Hybrid, Skutik yang Jadi Medium Kreativitas
Di luar kompetisi ilustrasi, Grand Filano Hybrid sendiri merupakan bagian dari lini skutik Classy Yamaha yang menggabungkan desain klasik dengan sejumlah fitur modern.
Skutik ini menggunakan teknologi Blue Core Hybrid 125 cc yang dirancang untuk memberikan efisiensi sekaligus performa. Yamaha juga membekalinya dengan TFT Sub Display pada panel instrumen.
Dari sisi kepraktisan, Grand Filano Hybrid memiliki fitur Smart Front Refuel yang memungkinkan pengisian bahan bakar dilakukan dari area depan.
Bagasinya juga memiliki kapasitas 27 liter, sementara kebutuhan perangkat elektronik pengendara didukung Electric Power Socket dengan USB Type A.
Untuk efisiensi bahan bakar, Yamaha menyebut Grand Filano Hybrid mampu mencapai 60,2 km/liter berdasarkan hasil pengujian World Motorcycle Test Cycle (WMTC).
Grand Filano Hybrid tersedia dalam dua varian. Hybrid Neo hadir dengan pilihan warna Prime Gray, Greenish Gray, Pink Mauve, dan Essential White, dengan harga rekomendasi OTR Jakarta Rp28.665.000.
Sementara Hybrid Lux tersedia dalam warna Royal Iron dan Magma Black dengan harga Rp29.145.000.
Pada akhirnya, Grand Filano Classy Artsy Challenge 2026 menunjukkan bahwa sebuah sepeda motor dapat dilihat dari perspektif yang lebih luas.
Bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai medium untuk menerjemahkan gaya, identitas, budaya, dan kreativitas generasi muda ke dalam sebuah karya visual.



