Mobil

Ambisi Gila Geely: Ingin Jadi “Toyota Versi China” di Australia, Siap Gusur Dominasi BYD?

Moveroad.id– Pasar otomotif beberapa negara sedang “dikepung” brand China. Setelah BYD, Chery, dan MG sukses mencuri perhatian, kini giliran raksasa Geely yang unjuk gigi. Tak tanggung-tanggung, mereka datang dengan target yang sangat berani, Menjadi “Toyota dari China.”

Pernyataan “perang” ini dilontarkan langsung oleh Alex Gu, CEO Geely Australia yang baru saja ditunjuk untuk memimpin ekspansi di Benua Kanguru tersebut. Gu bukan orang baru dalam urusan ekspansi; ia pernah menyulap penjualan Geely di Timur Tengah dari hanya 3.000 unit menjadi 50.000 unit per tahun.

Berbeda dengan kompetitornya yang hanya mengandalkan satu atau dua sub-brand, Geely datang dengan pasukan lengkap di bawah payungnya. Perlu diingat, Geely adalah pemilik dari Volvo, Polestar, Lotus, Smart, hingga Proton.

Baca juga: Mobil China Kalang Kabut di Pasar AS, Geely Potensi Melenggang Pakai Pabrik Volvo 

Di Australia, strategi mereka akan sangat beragam diantaranya Brand Geely akan fokus pada SUV dan Crossover kompetitif. Menghadirkan sub-brand Zeekr dan Lynk & Co. (yang banyak meminjam teknologi canggih milik Volvo).

Serta meluncurkan Ute  model Pickup,  Melalui brand Radar Auto (Riddara), sebuah pickup listrik yang sangat dinanti oleh konsumen Australia yang terobsesi dengan truk tangguh.

Data kuartal pertama (Q1) 2026 melansir Carscoops, menunjukkan bahwa Geely masih memiliki “pekerjaan rumah” yang besar. Saat ini, mereka baru mengirimkan 2.821 unit, jauh tertinggal dari rival terberatnya, BYD, yang sudah mencatatkan 17.541 unit.

Baca juga: Geely Siap Gebrak Pasar Hybrid, Mobil Super Irit hingga SUV Off-Road 1.000 dk Siap Meluncur

Namun, “kekalahan” sementara ini dipicu oleh keterbatasan lini produk. Saat ini Geely baru menawarkan dua model di Australia: EX5 EV dan Starray PHEV.

Strategi “Total Assault” di Akhir 2026

Alex Gu sudah menyiapkan rencana besar untuk mengisi garasi konsumen seperti di pasar otomotif Australia dengan apa yang mereka inginkan, Harga Penghancur Pasar, Hatchback listrik EX2, yang menjadi mobil terlaris di China mengalahkan BYD, akan segera mendarat dengan harga di bawah AU$30.000 (sekitar Rp318 jutaan).

Khusus pasar Australia Geely akan memperkenalkan dual-cab pickup, SUV 7-seater, hingga SUV sasis tangga (ladder-frame) yang sesungguhnya. Serta peluncuran Galaxy Cruiser, Sebuah PHEV 4WD tiga baris yang siap menantang dominasi Denza B8.

Geely tidak sedang menggertak saat menyebut diri mereka ‘Toyota dari China’. Mereka memiliki satu hal yang tidak dimiliki brand China lainnya Sentuhan Eropa dari Volvo.

Related Articles

Back to top button