Uncategorized

Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 339 Peserta dari 15 Negara

Moveroad.id – Pameran industri otomotif Automechanika Jakarta 2026 resmi dibuka di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (24/9/2026).

Pameran perdana Automechanika di Jakarta ini menjadi ajang pertemuan pelaku industri otomotif untuk memperkenalkan produk, layanan, teknologi terkini, hingga solusi yang diproyeksikan mendukung perkembangan industri kendaraan dan aftermarket.

Automechanika Jakarta 2026 berlangsung selama empat hari dan menempati area pameran seluas 20.800 meter persegi yang mencakup empat aula di NICE.

Pameran ini diikuti 339 peserta dari 15 negara dan wilayah, dengan dukungan sejumlah paviliun internasional yang membawa perusahaan serta produk dari berbagai pasar otomotif dunia.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza membuka secara resmi penyelenggaraan Automechanika Jakarta 2026.

“Atas nama Pemerintah Indonesia dan Kementerian Perindustrian, saya mengucapkan terima kasih kepada GIAMM dan Messe Frankfurt karena telah membawa acara bertaraf internasional ke Jakarta,” ujar Faisol Riza dalam pembukaan.

Menurut Faisol, penyelenggaraan Automechanika di Jakarta menjadi momentum penting karena Indonesia menjadi kota kedua setelah Frankfurt yang menjadi tuan rumah dalam rangkaian pameran tersebut.

“Hari ini adalah momen bersejarah untuk pertama kalinya Automechanika Jakarta menjadi kota kedua yang menjadi tuan rumah dalam seri ini setelah Frankfurt. Hal ini menunjukkan bahwa industri otomotif global kini memandang Indonesia secara berbeda,” katanya.

Diikuti Peserta dari 15 Negara

Automechanika Jakarta 2026 mempertemukan peserta dari berbagai negara dan wilayah, di antaranya China, Jerman, Hong Kong, India, Italia, Jepang, Lituania, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.

Penyelenggara juga menghadirkan tujuh paviliun internasional yang mewakili China, Uni Eropa, India, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Thailand.

Selain peserta internasional, pameran turut memberikan ruang bagi pelaku usaha dalam negeri. Paviliun Indonesia yang menghadirkan 20 UMKM lokal disiapkan melalui kolaborasi Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, dan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Kehadiran UMKM tersebut memperlihatkan keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok industri otomotif, khususnya pada sektor aftermarket.

Berbagai bidang yang ditampilkan mencakup sistem termal, perangkat keselamatan, rekayasa presisi, tooling, distribusi elektronik, hingga layanan purnajual.

Hubungkan Industri Indonesia dengan Pasar Global

Automechanika Jakarta 2026 juga dirancang sebagai ruang kolaborasi antara pelaku industri Indonesia dan perusahaan global.

Pameran tersebut membuka peluang bagi perusahaan Indonesia untuk mengakses sumber daya, teknologi, serta jaringan internasional. Di sisi lain, peserta global mendapatkan akses untuk mengenal pasar otomotif Indonesia sekaligus kawasan ASEAN yang terus berkembang.

Delapan asosiasi Indonesia dan sepuluh asosiasi global turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pameran.

Senior Vice President Consumer Goods, Automotive and Textile Show and Sales Messe Frankfurt Exhibition GmbH, Stephan Kurzawski, mengatakan Automechanika telah berkembang menjadi salah satu pameran perdagangan aftermarket otomotif berskala global sejak pertama kali didirikan pada 1971.

“Suatu kehormatan Automechanika bisa berlangsung di Jakarta, Indonesia. Membawa platform ini ke Jakarta menjadi sesuatu yang sangat menarik,” ujar Stephan.

Messe Frankfurt, lanjut Stephan, berkomitmen menghadirkan lebih banyak peluang bagi pelaku industri Indonesia untuk terhubung dengan pasar global.

Tidak Sekadar Pameran Produk

Selain area pameran, Automechanika Jakarta 2026 juga menghadirkan sejumlah program pendukung berupa forum, lokakarya, diskusi panel, serta berbagai kegiatan komunitas.

Program tersebut membahas perkembangan industri, tren teknologi, serta informasi mengenai pasar otomotif regional.

Dengan mempertemukan lembaga pemerintah, asosiasi industri, produsen komponen, distributor, pelaku aftermarket, hingga UMKM, Automechanika Jakarta 2026 menjadi ruang interaksi bagi berbagai bagian dalam rantai pasok otomotif.

Penyelenggaraan perdana ini sekaligus menempatkan Jakarta sebagai salah satu titik pertemuan baru dalam jaringan Automechanika, dengan Indonesia menjadi penghubung antara pelaku industri domestik dan pasar otomotif internasional, khususnya di kawasan ASEAN.

Related Articles

Back to top button